Masuk Tahun Terakhir Di PSG, Lavezzi Lebih Berhati – hati Dalam Melangkah

Winger Paris Saint-Germain, Ezequiel Lavezzi belum lama ini mengungkapkan mengenai status nya bersama klub asal Prancis tersebut, dia mengakui masih ada peluang besar hengkang di musim panas ini. Namun dia akan memikirkan langkah selanjut nya dengan hati – hati.

Pemain asal Argentina ini, sudah banyak di kait – kaitkan dengan sejumlah klub, termasuk Arsenal dan Inter Milan. Kemungkinan pemain 30 tahun itu untuk hengkang memang terbuka cukup lebar mengingat kontrak nya akan habis pada tahun depan.

Kabar yang di dapat, PSG telah mempertimbangkan untuk melepas nya di musim panas ini demi mendapatkan harga yang bagus, serta menghindari status bebas kontrak pada akhir musim yang arti nya tidak ada nilai jual dari sang pemain.

Lavezzi sendiri akan lebih berhati – hati dalam menentukan langkah nya, tapi dia menegaskan keinginan nya untuk pulang ke kampung halaman di Argentina dalam dua atau tiga tahun ke depan.

“Ini adalah tahun terakhir dalam kontrak saya dengan PSG dan saya harus berpikir dengan hati-hati sehingga saya bisa memilih dengan baik,” ungkap Lavezzi kepada ESPN.

“Ada peluang saya untuk pergi, tapi untuk saat ini saya adalah pemain PSG. Rencana saya adalah untuk pulang ke Argentina dalam dua atau tiga tahun.” tambah nya.

“Saya berbeda sekarang dan punya pemikiran yang lebih terbuka berkat pengalaman di Eropa ini. Ini adalah pertama kalinya saya harus berjuang untuk tempat di susunan pemain. Saya suka mengejar target dan berusaha lebih keras,” kata penutup Lavezzi.

Van Gaal Pilih Bungkam, Terkait Transfer Valdes

Manajer Manchester United, Louis van Gaal menegaskan tidak mau berbicara soal transfer kiper ketiga mereka, yakni Victor Valdez. Van Gaal mengatakan bahwa semua akan di umumkan pihak klub pada waktu nya.

Sampai saat ini, Reds Devils kabar nya belum selesai melakukan belanja musim panas. Mereka masih kerap di kabarkan ingin mendatangkan satu penyerang lagi. Tetapi Van Gaal tidak mau berkomentar soal itu.

“Saat kami ingin membuat pengumuman transfer, kami akan melakukan nya. Kami tidak akan bicara hanya karena kalian (para wartawan) menanyakannya,” kata Van Gaal seperti di lansir BBC.

Kabar yang sedang banyak di perbincangkan banyak orang, datang dari salah satu pemain yang di kabarkan akan hengkang adalah Victor Valdes. Van Gaal sudah secara terbuka mengatakan Valdes tidak profesional dan tidak akan memainkannya lagi.

“Ketika kami ingin mengatakan sesuatu tentang Valdes, kami akan melakukannya. Tapi tak ada yang bisa dikatakan saat ini. Kami hanya akan memberikan pengumuman kalau kami menginginkannya.” terang mantan pelatih timnas Belanda itu.

Barcelona Ingin Pertahankan Gelar Liga Champions Musim Depan

Hasil drawing Liga Champions 2015 – 2016 telah selesai, lewat sang manajer, Luis Enrique mengakui bahwa Barcelona memang mendapatkan grup sulit di Liga Champions. Barca tergabung ke Grup E bersama Bayer Leverkusen, AS Roma dan BATE Borisov.

Pelatih asal Spanyol tersebut, mengakui bahwa grup nya tidak seketat Grup D yang berisi Juventus, Manchester City, Sevilla dan Borussia Monchengladbach. Tapi lawa- lawan Barca masih merupakan tim berkualitas.

“Siapa bilang kami dapat lawan-lawan mudah? Grup kami mungkin tidak sesulit grup Sevilla, tapi tetap saja kami dapat grup sulit. Roma adalah tim paling kuat di Pot 3 dan Bayern Leverkusen nyaris menyingkirkan Atletico Madrid,” ungkap Enrique kepada AS.

Enrique menambahkan bahwa Barcelona sangat percaya diri bisa menjadi juara Liga Champions lagi musim ini. Barca ingin menjadi tim pertama yang bisa meraih gelar juara Liga Champions secara beruntun.

“Walaupun sulit, kami adalah juara bertahan di Liga Champions. Kami akan berusaha melakukan apa yang belum pernah dilakukan tim lain; meraih gelar juara Liga Champions secara beruntun.” tambah pelatih berusia 45 tahun ini.

Sabet Gelar Pemain Terbaik Eropa, Messi Sanjung Kerja Keras Rekan – rekan Setim

Kapten timnas Argentina yang sukses berkarier di level klub bersama Barcelona, Lionel Messi menganggap gelar Pemain terbaik di Eropa yang baru saja di dapat nya adalah hasil kerja keras semua pemain. Menurut nya, dia tidak akan sukses jika tidak di dukung penuh oleh rekan – rekan setim nya.

Jumat (28/8/15) waktu setempat, Messi baru saja di anugerahi penghargaan Pemain Terbaik di Eropa oleh UEFA. Bagi Messi, ini adalah kali kedua dia mendapatkan penghargaan tersebut setelah yang pertama pada 2011 lalu.

Penghargaan ini di lakukan dengan cara voting yang di ikuti oleh 54 orang jurnalis, Messi total mendapatkan 49 suara. Dia jauh meninggalkan Luis Suarez yang cuma dapat tiga suara dan Cristiano Ronaldo yang memperoleh dua suara.

Banyak yang menggambarkan sosok Lionel Messi pantas mendapatkan gelar tersebut, dia memang berperan besar mengantarkan Barcelona meraih treble pada musim lalu. Pemain yang di sebut sebagai Alien itu mencetak 58 gol dalam 57 pertandingan sepanjang musim lalu.

“Saya sangat senang dengan penghargaan ini. Namun, ini berkat rekan-rekan setim saya, yang menjadi bagian besar dari alasan kenapa saya bisa berada di sini. Luis Suarez dan saya adalah perwakilan dari ruang ganti, tapi kami tidak akan berada di sini tanpa mereka,” kata Messi di situs resmi Barca.

“Saya yakin bahwa saya lebih bergantung pada tim daripada tim bergantung pada saya. Jika kami tidak punya tim bagus, kami tidak akan bisa memenangi semua yang sudah kami menangi,” tutup nya.

Perubahan Posisi Membantu Rooney Mengakhiri Puasa Gol

Kembali nya kepercayaan diri sang kapten MU, Wayne Rooney, membuat legenda Newcastle United, Alan Shearer merasa tersanjung, yang menyebutkan bahwa percaya perubahan posisi di lini tengah telah membantu Wayne Rooney, mengakhiri puasa gol di laga melawan Club Brugge.

Dalam laga tersebut, Rooney sukses menjawab kritikan tajam kepada diri nya, usai mencetak hat-trick kala United menang 4 – 0 di leg kedua play-off Liga Champions, yang sekaligus membuat tim mengamankan jatah bermain di fase grup.

Dengan begitu, Shearer percaya bahwa keputusan sang manajer, Louis van Gaal melakukan perubahan di lini tengah, mengganti Bastian Schweinsteiger dan Morgan Schneiderlin dengan Michael Carrick dan Ander Herrera, telah membantu meningkatkan performa Rooney.

“Hal terbesar bagi saya adalah Van Gaal mengubah susunan pemain di lini tengah. Mereka bisa mengalirkan bola lebih cepat semalam dan mampu mencapai lini depan dengan lebih cepat pula,” terang Shearer pada talkSPORT.

“Mereka siap bertaruh dengan umpan yang mereka lepaskan, ketimbang mengambil opsi yang lebih mudah.” tutup nya.

Kemampuan mencetak gol Ronney akan kembali di uji, di kala MU akan bertandang ke markas Swansea City di pekan ke empat Premier League, minggu (30/8/15).

Arsene Wenger Balas Sindiran Garry Neville

Manajer The Gunners, Arsene Wenger kembali memulai perang kata – kata dengan legenda Manchester United, Gary Neville, yang menyebut Wenger sebagai sosok ‘arogan’ lantaran tidak mau membeli pemain bintang, hingga membuat Arsenal puasa gelar liga hingga satu dekade lebih.

Hal tersebut lantas di balas oleh Wenger, yang mengatakan bahwa semua orang berhak memberikan opini mengenai pekerjaan yang dia lakukan. Namun sosok pelatih senior Premier League tersebut tidak ingin hal semacam itu mempengaruhi diri nya dalam membuat keputusan.

“Dalam sepakbola, Anda harus menerima fakta bahwa semua orang bisa melakukan hal yang benar. Satu-satunya hal yang saya inginkan adalah ketika ada seseorang yang membuat opini hal tersebut sudah tercatat dengan baik. Terutama jika ia adalah seorang ahli sepakbola,” ungkap Wenger.

“Ini bukan hanya asal bicara. Saya bisa menerima apa yang Anda katakan dan saya bisa saja salah. Namun Anda tidak ingin mendengar opini yang muncul hanya karena Anda suka mengatakannya,” tambah nya.

Sebenar nya bukan tidak mungkin Arsenal mendatangkan sosok pemain bintang, di kabarkan sampai saat ini pihak The Gunners masih melancarkan buruan nya kepada striker Real Madrid, Karim Benzema dan penyerang asal Argentina, Gonzalo Higuain.

Berkat Hat – Triknya Ke Gawang Brugge, Rooney Dipuji Van Gaal

Pelatih Manchester United saat ini, Louis van Gaal, berkeras bahwa dia selalu mempercayai Wayne Rooney, yang belum ini telah di hujat kritikan tajam terhadap nya, namun belum lama ini Rooney menjawab kritikan tersebut, dengan mencetak hat – trick kala mereka menang 4 – 0 atas Club Brugge.

Striker timnas Inggris itu mencetak tiga gol dan membantu United mengalahkan klub Belgia 7 – 1 secara agregat, untuk masuk ke babak utama Liga Champions.

Sebelum nya sang kapten MU itu sempat mendapat kritik, usai Rooney gagal mencetak gol di empat pertandingan sebelum nya, namun Van Gaal mengatakan bahwa dia tidak pernah ragu sang striker akan menemukan bentuk permainan terbaik nya.

“Saya amat bahagia untuk nya. Dia amat baik ketika memberikan tendangan penalti pada Javier Hernandez, namun saya kira dia terpeleset,” ungkap Van Gaal pada reporter.

“Dia (Rooney) adalah pemain yang memiliki mental luar biasa dan pemain seperti itu akan selalu kembali ke bentuk permainan terbaik nya.” tutup mantan pelatih timnas Belanda tersebut.

Llorente Sudah Dapat Izin Tinggalkan Juve Musim Ini

Masa depan Fernando Llorente bersama Juve terjawab sudah, pihak klub di kabarkan sudah memberikan izin resmi kepada pemain kelahiran Spanyol itu untuk meninggalkan Bianconneri dan memberikan izin kepada Llorente untuk menjalani tes medis bersama Sevilla pada hari Rabu waktu setempat.

Striker berusia 30 tahun itu memang sudah kehilangan tempat di tim utama Juve setelah kalah bersaing melawan Alvaro Morata musim lalu. Saat ini saingan Llorente di Juventus bertambah lagi dengan kehadiran Mario Mandzukic dan Simone Zaza.

Mantan penyerang Athletic Bilbao sudah berkali – kali di kabarkan akan meninggalkan Juve. Sempat ada beberapa klub yang mencoba mendekati Llorente, namun akhir nya dia memilih Sevilla.

Lewat akun resmi Sevilla, mereka menyampaikan bahwa, Fernando Llorente sudah terbang ke Sevilla dengan izin dari Juventus. Llorente akan menjalani tes medis bersama Sevilla dalam beberapa jam ke depan.

Kabar yang di sebutkan, Juventus bersedia melepas Llorente dengan gratis ke Sevilla. Juve tak akan mengalami kerugian secara finansial mengingat mereka juga mendapatkan Llorente secara gratis dari Bilbao.

Bellerin Siap Bersaing Dengan Debuchy Untuk Dapatkan Posisi Tim Utama

Posisi bek kanan Arsenal musim ini akan diperebutkan oleh Hector Bellerin dan Mathieu Debuchy. Bellerin mengaku siap bersaing dengan Debuchy yang lebih senior darinya.

Bellerin mengawali kariernya di Barcelona dan pindah ke Arsenal pada 2011. Dia melakoni debutnya di tim utama The Gunners pada laga melawan West Bromwich Albion di arena Piala Liga Inggris pada September 2013.

Namun, Bellerin baru tampil reguler di tim utama Arsenal sejak musim lalu. Cederanya Debuchy dan Calum Chambers membuka peluang bagi pemain asal Spanyol itu untuk lebih sering unjuk gigi.

Karena kinerjanya memuaskan, Bellerin pun terus dimainkan oleh manajer Arsene Wenger. Bellerin musim lalu tampil pada 28 pertandingan di semua kompetisi, termasuk di laga final Piala FA melawan Aston Villa, dan menyumbangkan dua gol.

Meski Debuchy sekarang sudah pulih, Bellerin tampaknya lebih diprioritaskan oleh Wenger. Hal ini terlihat dari empat laga resmi yang sudah dilewati Arsenal pada musim ini, di mana Bellerin jadi starter tiga kali sedangkan Debuchy cuma sekali.

“Saya pikir kompetisi di setiap posisi di dalam tim sangat ketat. Itu akan membuat tim berlatih lebih keras, tampil lebih baik, dan berkembang sebagai pemain,” tutur Bellerin di situs resmi Arsenal.

“Kami harus memberikan yang terbaik. Kami tahu kami tak boleh bersantai. Kami tahu kami tak boleh berpikir pasti masuk starting line-up ketika jadi starter,” imbuhnya.

“Bahkan ketika Anda berpikir Anda akan bermain, Anda harus berlatih keras karena kalau tidak pada laga berikutnya Anda akan berada di bangku cadangan,” tutur pemain berusia 20 tahun itu.

“Saya pikir ini sangat bagus dan semua tim yang sukses punya persaingan semacam ini di setiap posisi karena itu membuat Anda tetap membumi dan tampil lebih baik,” lanjut Bellerin.

“Saya tahu situasi akan jadi sulit dengan kembalinya Mathieu sekarang. Namun, saya akan terus berlatih keras,” kata nya.

Jadi Pelatih Adalah Keinginan Mascherano Setelah Pensiun

Pemain senior Barcelona Javier Mascherano mengungkapkan bahwa diri nya mempunyai keinginan menjadi pelatih setelah pensiun dari pemain sepakbola.

Pemain berusia 31 tahun itu saat ini menginjak tahun kelima nya berada di klub Catalan. Mascherano bergabung ke Camp Nou pada tahun 2010 setelah sebelum nya membela Liverpool, West Ham, Corinthians dan River Plate.

Mascherano menegaskan bahwa dirinya tidak ingin meninggalkan dunia sepakbola setelah pensiun dan merasa sangat tertantang menjadi pelatih yang sukses di masa mendatang.

“Saya akan menjadi pelatih. Sebagai pemain, semuanya lebih mudah, tapi jadi rumit ketika berada di pinggir lapangan,” ungkap Mascherano kepada Radio Metro.

“Saya ingin mengajarkan segala sesuatu yang pernah diajarkan pelatih saya. Dalam sepakbola situasinya seperti roda yang berputar.” tutup nya

A Group of Ratubola.com