Arsip Tag: arsenal

Arsene Wenger Balas Sindiran Garry Neville

Manajer The Gunners, Arsene Wenger kembali memulai perang kata – kata dengan legenda Manchester United, Gary Neville, yang menyebut Wenger sebagai sosok ‘arogan’ lantaran tidak mau membeli pemain bintang, hingga membuat Arsenal puasa gelar liga hingga satu dekade lebih.

Hal tersebut lantas di balas oleh Wenger, yang mengatakan bahwa semua orang berhak memberikan opini mengenai pekerjaan yang dia lakukan. Namun sosok pelatih senior Premier League tersebut tidak ingin hal semacam itu mempengaruhi diri nya dalam membuat keputusan.

“Dalam sepakbola, Anda harus menerima fakta bahwa semua orang bisa melakukan hal yang benar. Satu-satunya hal yang saya inginkan adalah ketika ada seseorang yang membuat opini hal tersebut sudah tercatat dengan baik. Terutama jika ia adalah seorang ahli sepakbola,” ungkap Wenger.

“Ini bukan hanya asal bicara. Saya bisa menerima apa yang Anda katakan dan saya bisa saja salah. Namun Anda tidak ingin mendengar opini yang muncul hanya karena Anda suka mengatakannya,” tambah nya.

Sebenar nya bukan tidak mungkin Arsenal mendatangkan sosok pemain bintang, di kabarkan sampai saat ini pihak The Gunners masih melancarkan buruan nya kepada striker Real Madrid, Karim Benzema dan penyerang asal Argentina, Gonzalo Higuain.

Bellerin Siap Bersaing Dengan Debuchy Untuk Dapatkan Posisi Tim Utama

Posisi bek kanan Arsenal musim ini akan diperebutkan oleh Hector Bellerin dan Mathieu Debuchy. Bellerin mengaku siap bersaing dengan Debuchy yang lebih senior darinya.

Bellerin mengawali kariernya di Barcelona dan pindah ke Arsenal pada 2011. Dia melakoni debutnya di tim utama The Gunners pada laga melawan West Bromwich Albion di arena Piala Liga Inggris pada September 2013.

Namun, Bellerin baru tampil reguler di tim utama Arsenal sejak musim lalu. Cederanya Debuchy dan Calum Chambers membuka peluang bagi pemain asal Spanyol itu untuk lebih sering unjuk gigi.

Karena kinerjanya memuaskan, Bellerin pun terus dimainkan oleh manajer Arsene Wenger. Bellerin musim lalu tampil pada 28 pertandingan di semua kompetisi, termasuk di laga final Piala FA melawan Aston Villa, dan menyumbangkan dua gol.

Meski Debuchy sekarang sudah pulih, Bellerin tampaknya lebih diprioritaskan oleh Wenger. Hal ini terlihat dari empat laga resmi yang sudah dilewati Arsenal pada musim ini, di mana Bellerin jadi starter tiga kali sedangkan Debuchy cuma sekali.

“Saya pikir kompetisi di setiap posisi di dalam tim sangat ketat. Itu akan membuat tim berlatih lebih keras, tampil lebih baik, dan berkembang sebagai pemain,” tutur Bellerin di situs resmi Arsenal.

“Kami harus memberikan yang terbaik. Kami tahu kami tak boleh bersantai. Kami tahu kami tak boleh berpikir pasti masuk starting line-up ketika jadi starter,” imbuhnya.

“Bahkan ketika Anda berpikir Anda akan bermain, Anda harus berlatih keras karena kalau tidak pada laga berikutnya Anda akan berada di bangku cadangan,” tutur pemain berusia 20 tahun itu.

“Saya pikir ini sangat bagus dan semua tim yang sukses punya persaingan semacam ini di setiap posisi karena itu membuat Anda tetap membumi dan tampil lebih baik,” lanjut Bellerin.

“Saya tahu situasi akan jadi sulit dengan kembalinya Mathieu sekarang. Namun, saya akan terus berlatih keras,” kata nya.

Legenda MU, Kritik Performa Sanchez Dan Oezil

Dalam lanjutan Premier League pekan ke tiga, menghadirkan laga Big match antara Arsenal vs Liverpool. Namun usai laga berakhir, dua pemain The Gunners Alexis Sanchez dan Mesut Oezil, bermain kurang optimal di laga itu. Performa kedua nya pun mendapat kritikan dari legenda MU dan juga sekaligus analisis sepakbola Inggris, Gary Neville.

Dalam laga itu, Arsenal bermain imbang tanpa gol dengan Liverpool, tim tuan ruman memulai laga dengan kurang bagus. Liverpool langsung mendapatkan dua peluang di awal laga, bahkan sepakan Philippe Coutinho di menit ketiga sempat menghajar mistar.

Di pertandingan tersebut, Oezil yang di pasang di posisi belakang penyerang tak bermain optimal. Dia cuma sekali melakukan percobaan, itu pun tak tepat sasaran.

Begitu juga dengan Alexis yang menempati sisi kiri penyerangan Arsenal juga cuma melepaskan tiga kali sepakan ke gawang. Dua sepakan nya melenceng, dan satu di antara nya membentur mistar.

Terkait performa Oezil dan Alexis, Neville pun memberikan kritikan.

“Mereka merupakan pemain fantastis, tapi apakah mereka memikul tanggung jawab dari rekan satu timnya? Tidak. Saya tidak berpikir saya pernah melihat Oezil memikul tanggung jawab untuk seluruh tim. Saya sudah pernah melihat dia bermain bagus, di mana dia memberi umpan dengan bagus, terlibat dan memberikan assist, tapi tak banyak menyumbang gol,” terang Neville di Sky Sports.

“Alexis Sanchez merupakan sesorang yang bermain pada sebuah momen dan sangat ulet. Jika Anda melihat keenam pemain di belakang malam ini, Cech merupakan pemain yang paling berpengalaman di tujuh pemain di belakang.”

“Pemain berpengalaman ada di lini depan, Olivier Giroud, Sanchez, dan Oezil –mereka bukan tipe pemain yang akan mengambil tanggung jawab para pemain di belakang mereka,” tutup nya.

Prediksi Pertandingan Arsenal vs Liverpool 25 Agustus 2015

Premier League 2015 – 2016 masuk matchday ke – 3, di mana akan menghadirkan pertandingan Big Match dua tim besar liga Inggris, yakni Arsenal vs Liverpool yang akan di selenggarkan pada hari selasa tanggal 25 Agustus 2015 waktu setempat.

Pertindak sebagai tuan rumah, tentu nya Arsenal memiliki nilai plus. Dengan dukungan sporter yang memenuhi stadion akan membuat para pemain bermotivasi lebih tinggi. Banyak yang menyatakan bahwa Arsenal bisa menjadi juara Liga Primer musim ini tampak nya sedikit meleset, lantaran laga perdana kontra West Ham United, Meriam London kalah telak 0 – 2 tanpa balas.

Sang manajer, Arsene Wenger sebelum nya sangat optimis untuk memulai awal kompetisi dengan memuaskan, setelah Arsenal mengakhiri tur pramusim dengan kemenangan gemilang atas Chelsea, Wolfsburg, Olympique dan juga Lyonnais. Akan tetapi, laga perdana yang di gelar di Emirates Stadium 2 pekan lalu ketika menjamu West Ham United, membuat mental para pemain Arsenal hancur karena di permalukan di hadapan ribuan pendukung sendiri.

Sementara dari sisi tim tamu, berpredikat sebagai pemegang rekor transaksi belanja pemain terbesar di Inggris yang di pegang Liverpool saat ini, membuat ‘The Reds’ memiliki amunisi – amunisi baru untuk menggebrak persaingan perebutan juara antar tim raksasasa lain nya.

Liverpool memang tidak menyelesaikan tur pramusim dengan hasil gemilang seperti Arsenal. Akan tetapi, tidak ada nya satu pun kekalahan membuat Liverpool menjadi salah satu kandidat juara terbaik setelah musim lalu terseok – seok hingga akhir nya finish di posisi ke – 6. Walaupun Sterling telah pergi ke Manchester City, namun datang nya Benteke di yakini akan membuat Liverpool makin tajam di lini depan.

Sebagai bahan pertimbangan prediksi, berikut tim redaksi kami, sudah mengumpulkan data dari 5 pertandingan terakhir antara Arsenal dan juga Liverpool.

5 Laga Head To Head Arsenal vs Liverpool :

04/04/15 Arsenal FC 4 – 1 Liverpool FC
21/12/14 Liverpool FC 2 – 2 Arsenal FC
16/02/14 Arsenal FC 2 – 1 Liverpool FC
08/02/14 Liverpool FC 5 – 1 Arsenal FC
03/11/13 Arsenal FC 2 – 0 Liverpool FC

5 Laga Terakhir Arsenal :

09/08/15 Arsenal 0 – 2 West Ham United
02/08/15 Arsenal 1 – 0 Chelsea
26/07/15 Arsenal 1 – 0 VfL Wolfsburg
25/07/15 Arsenal 6 – 0 Olympique Lyonnais
18/07/15 Arsenal 3 – 1

5 Laga Terakhir Liverpool :

09/08/15 Stoke City 0 – 1 Liverpool
02/08/15 Swindon Town 1 – 2 Liverpool
01/08/15 Helsingin Jalkapalloklubi 0 – 2 Liverpool
24/07/15 Malaysia XI 1 – 1 Liverpool
20/07/15 Adelaide United 0 – 2 Liverpool

Henry Menilai Francis Coquelin Harus Bermain Lebih Pintar

Usai menyaksikan laga pekan kedua Premier League yang mempertemukan Crystal Palace vs Arsenal. Sang legenda Arsenal, Thierry Henry, mengatakan bahwa gelandang Francis Coquelin harus merasa beruntung usai dia tidak mendapat kartu merah kala tim nya menang 2 – 1 atas Crystal Palace minggu (16/8/15).

Pemain internasional Prancis tersebut, sempat mendapat kartu kuning di menit ke-41, dan sempat melakukan beberapa pelanggaran keras sebelum dan sesudah nya.

Dari kubu lawan sang manajer, Alan Pardew bahkan sempat meminta wasit memberi kartu merah atas kejadian – kejadian tersebut.

“Di babak kedua, jika Anda sudah mendapat kartu kuning, Anda tidak perlu bermain terlalu ngotot seperti diri nya. Anda harus lebih pintar, bermain dengan menggunakan otak. Jangan lagi memberikan tekanan pada lawan,” kata Henry pada Sky Sports.

“Anda tidak harus lagi memberikan pressure. Ia membuat diri nya sendiri ada di posisi yang rawan mendapat kartu merah dan dia beruntung pada akhirnya diganti oleh pemain lain.” lanjut pemain yang sukses berkarier di tanah Meriam London Arsenal.

Ian Wright Menilai Arsenal Kurang Mentalitas Juara

Arsenal menjadi salah satu kandidat kuat juara Premier League musim ini, Namun hal itu di ragukan banyak pihak, setelah di pekan perdana tampil buruk. Mantan bek Meriam London, Ian Wright menilai The Gunners masih kekurangan mentalitas juara.

Di laga awal musim Arsenal kalah 0 – 2 kala menjamu West Ham United akhir pekan kemarin. Padahal tim besutan Arsene Wenger itu datang dengan kepercayaan diri tinggi.

Sepanjang pramusim, mereka tampil luar biasa. Empat laga uji coba di menangi dengan mencetak 14 gol, hanya kebobolan satu gol. Satu laga lain nya di menangi yakni di ajang Community Shield atas juara Premier League musim lalu, Chelsea, dengan skor 1 – 0. Tapi seperti di ketahui performa Arsenal anti klimaks saat menghadapi West Ham.

Bagi legenda Arsenal, Ian Wright, The Gunners sejati nya secara kualitas mampu untuk tampil lebih baik. Hanya saja secara mentalitas, Mesut Oezil cs. terbilang belum matang.

“Yang membuat saya khawatir adalah masalah lama yang sama, kurangnya mentalitas juara yang nyata. Satu-satunya hal di mana Arsenal tampak yakin soal diri mereka adalah publisitas mereka sendiri. Dan itu tidak memenangkan apa-apa untuk Anda,” kata Wright dalam kolom nya di The Sun.

“Arsene Wenger, Ivan Gazidis, dan dewan direksi sudah bekerja dengan keajaiban menempatkan klub ini di pijakan finansial paling solid yang bisa dibayangkan. Orang-orang tak menyadari betapa kekurangan uang mereka sebelumnya, jadi finis di empat besar sebanyak yang mereka lakukan itu fenomenal.” tambah nya.

“Tapi terlalu banyak pemain sepanjang tahun-tahun tersebut mungkin sudah terperosok ke perasaan meyakini, bahwa baik-baik saja untuk melakukan sesuatu dengan sekadar cukup. Itu jelas tidak memenangkan Anda apapun. Jelas tidak ketika masanya ‘sekarang atau tidak sama kali’ dalam perebutan gelar yang sesungguhnya.”

“Ada banyak talenta di ruang ganti tapi juga banyak pemain yang perlu melihat diri mereka dan bertanya apa yang sedang mereka coba raih, dan bagaimana caranya. Tidak ada keraguan bahwa mereka mampu. Tapi tanpa mentalitas juara, itu tidak banyak berpengaruh,” tutup nya.

Legenda Arsenal Tunggu Transfer Besar Arsene Wenger

Dalam laga pembuka Premier League 2015 – 2016, di luar dugaan klub London timur Arsenal kalah 0 – 2 dari West Ham. Dua tahun lalu hal serupa pernah terjadi dan pada proses nya Asene Wenger menghadirkan Mesut Oezil ke Emirates, suatu pembelian besar. Hal serupa di tunggu – tunggu Martin Keown, legenda bek The Gunners.

Kendatipun sudah melewati pramusim dengan hasil – hasil bagus, termasuk dengan mengalahkan Chelsea di Community Shield satu pekan sebelum nya, di rasa masih ada yang kurang dalam skuat Arsenal.

Sebelumnya hal tersebut pernah terjadi, dengan melihat kekalahan terakhir Arsenal di pekan pembuka Premier League terjadi pada 17 Agustus 2013, ketika tunduk 1 – 3 dari Aston Villa yang datang bertamu.

Lalu ‘Meriam London’ menghabiskan bulan Agustus untuk merancang transfer Oezil yang akhir nya benar – benar resmi bergabung dari Real Madrid pada awal bulan September. Bukan tidak mungkin hal serupa akan terjadi saat ini.

“Kali terakhir mereka kalah di pekan pembuka adalah ketika melawan Aston Villa pada 2013. Dua pekan kemudian Arsene Wenger membelanjakan 40 juta poundsterling untuk Mesut Oezil, sebuah perekrutan yang benar-benar menstimulasi klub dan juga para suporternya,” kata Keown dalam kolom nya di Daily Mail.

“Setelah West Ham ada hasrat terbarukan dari Wenger untuk belanja besar, tapi ia yang lebih tahu apakah ada seorang pemain yang bisa membuat timnya jadi lebih baik. Perbedaannya adalah ia tak suka gembar-gembor. Jika Anda mulai bicara ingin beli ini-itu, tentu tak baik untuk kepercayaan diri pemain yang ada.” tambah nya

“Bukan rahasia lagi Arsenal bisa lebih oke dengan adanya opsi di lini depan. Olivier Giroud merupakan seorang pemain penghubung bagus dan pencetak gol yang di pandang sebelah mata, tapi ketika melawan West Ham terlalu banyak permainan mengalir lewat tengah. Itu membuat serangan Arsenal gampang ditebak. Pertahanan Arsenal ketika itu juga buruk tapi Petr Cech akan membaik. Para pemain bertahan juga perlu lebih memperlihatkan antusiasme. Mereka mesti benar-benar mencintai clean sheet,” demikian kata – kata nya.

Kabar yang di dapat pada bursa transfer musim panas ini, Arsenal santer di hubung – hubungkan dengan beberapa nama penyerang. Karim Benzema dari Madrid menjadi yang paling sering muncul belakangan ini.

Cech Rasakan Tekanan Besar Bermain Untuk Arsenal

Mantan kiper Chelsea, Petr Cech di sebut – sebut mampu mengantar Arsenal mengakhiri puasa gelar Premier League. Status itu membuat Cech merasakan tekanan besar bermain untuk Arsenal, namun dia mengaku siap memenuhi ekspektasi yang di bebankan kepada nya.

Arsenal sukses membawa Cech ke Emirates dari Chelsea, klub yang di bela nya selama 11 tahun. Perekrutan Cech di sambut dengan luar biasa, lantaran Arsenal akhir nya memiliki kiper kelas dunia lagi setelah terakhir Jens Lehmann.

Berpredikat sebagai kiper kelas dunia, Cech turut mengantarkan Chelsea meraih berbagai gelar juara termasuk empat trofi liga, empat Piala FA, tiga Piala Liga, Liga Champions dan Liga Europa.

“Tentu saja label itu membuatku merasa sangat senang, tapi di waktu yang sama itu menciptakan tekanan karena semua orang pasti memiliki ekspektasi yang besar,” kata Cech.

“Tapi itu hal yang kusuka. Sepakbola adalah tentang tantangan dan aku ingin membuktikan kepada orang-orang itu bahwa mereka memang benar. Aku ingin bilang: ‘Anda benar, aku pantas di labeli demikian!’ Ini adalah hal yang coba Anda lakukan sebagai pemain baru.” tambah nya.

Keputusan Cech meninggalkan Chelsea, lantaran dia tidak lagi jadi pemain inti setelah Jose Mourinho lebih memilih kiper muda Thibaut Courtois. Cech berharap petualangan nya di Arsenal akan seindah di Chelsea.

“Aku bersemangat sekali. Aku menantikan tantangan baruku, ini bukan hanya sebuah bab baru dalam karierku tapi juga dalam hidupku,” lanjut Cech.

“Yang terakhir aku jalani dengan Chelsea begitu menakjubkan jadi aku berharap karier ku di Arsenal juga akan sesukses di Chelsea.”

Kedatangan Cech membawa angin segar di Emirates Stadium, setelah dia sukses meraih trofi pertama nya di Arsenal dengan menjuarai Community Shield lewat kemenangan 1 – 0 atas mantan klub lama nya ‘Chelsea” pada pekan lalu.

Debut Manis Cech, Ancaman Besar Bagi Ospina

Kiper kelas dunia, yang saat ini bermain untuk Arsenal “Petr Cech” melakoni debut nya dalam kemenangan 1- 0 atas Wolfsburg di laga pramusim Piala Emirates semalam. Selepas laga tersebut, manajer klub “Arsene Wenger”, melontarkan pujian besar terhadap pemain baru nya itu.

“Dia punya pengalaman level teratas, tapi dia juga seorang komunikator yang baik dan membawa ketenangan dengan caranya dia merespons situasi yang akan meningkatkan level kepercayaan diri dengan para pemain bertahan kami,” ucap Wenger di Mirror.

Ospina di yakini bakal menjadi kiper kedua The Gunners lagi usai merebut posisi kiper nomor satu dari Wojciech Szczesny di paruh kedua musim Premier League 2014 – 15.

Szczesny sendiri sudah di pastikan akan di pinjamkan ke AS Roma di musim depan. Tapi Ospina kini menghadapi pertarungan yang lebih sengit di mana Cech akan menjadi lawan nya.

Walaupun akan menjadi kiper lapis kedua “Cech”, Ospina tetap akan di London Utara. Pasal nya, Ospina mendapat jaminan dari Wenger, yang berjanji memberi dia kesempatan tampil yang cukup di musim depan.

“Adalah keputusanku bertahan di Arsenal. Ada beberapa tawaran yang datang tapi aku bersikeras untuk bertahan dan berlanjut dengan tanggung jawab untuk berkembang di Arsenal,” terang Ospina pada akhir pekan silam.

Namun sebelumnya, Arsenal pernah melepas kiper – kiper nya yang cukup potensial seperti Lukas Fabianski dan Vito Mannone. Tantangan bagi Ospina untuk tidak bernasib sama seperti para pendahulu nya itu.

Szczesny Segera Rampungkan Status Pinjamannya Ke AS Roma

Kabar masa depan kiper Polandia, Wojciech Szczesny bakal di pinjamkan ke AS Roma di konfirmasi langsung oleh manajer Arsenal “Arsene Wenger”. Wenger buka suara bahwa, Szczesny selangkah lagi akan berseragam I Lupi.

Resmi nya Petr Cech bergabung Arsenal beberapa pekan lalu, membuat Szczseny otomatis kian tersingkir dari persaingan kiper nomor satu The Gunners. Sebab David Ospina, yang di paruh kedua musim menggeser posisi Szczesny, di prediksi bakal jadi pelapis Cech.

Alhasil dengan situasi tersebut, sang kiper pun mulai mencari – cari klub baru dan AS Roma lah yang saat ini benar – benar tertarik mendapatkan servis kiper tersebut, yang memang tengah mencari kiper oke untuk menggantikan posisi Morgan De Sanctis yang mulai menua.

Bagi Roma sendiri, ini bukan perkara sulit dalam hal bernegosiasi dengan Arsenal terkait kepindahan Szczesny. Di karenakan Arsenal sudah mengizinkan sang kiper untuk pindah ke Roma dengan status pinjaman selama semusim.

“Dia bakal di pinjamkan ke Roma. Sudah hampir selesai, cuma tinggal menuntaskan dokumen-dokumen, tapi selama belum ada kata sepakat maka apapun bisa terjadi,” terang Wenger seperti di tulis Soccerway.

“Szczesny adalah kiper top dan kami sudah punya tiga kiper, jika dia bisa bermain di klub lain maka itu bagus untuknya,” tambah nya.

“Dia masih punya masa depan di sini karena saya sangat menyukainya. Dia sudah sangat berpengalaman,” tutup Wenger ketika disinggung soal kelanjutan karier Szczesny di Arsenal.