Arsip Tag: inggris

Perubahan Posisi Membantu Rooney Mengakhiri Puasa Gol

Kembali nya kepercayaan diri sang kapten MU, Wayne Rooney, membuat legenda Newcastle United, Alan Shearer merasa tersanjung, yang menyebutkan bahwa percaya perubahan posisi di lini tengah telah membantu Wayne Rooney, mengakhiri puasa gol di laga melawan Club Brugge.

Dalam laga tersebut, Rooney sukses menjawab kritikan tajam kepada diri nya, usai mencetak hat-trick kala United menang 4 – 0 di leg kedua play-off Liga Champions, yang sekaligus membuat tim mengamankan jatah bermain di fase grup.

Dengan begitu, Shearer percaya bahwa keputusan sang manajer, Louis van Gaal melakukan perubahan di lini tengah, mengganti Bastian Schweinsteiger dan Morgan Schneiderlin dengan Michael Carrick dan Ander Herrera, telah membantu meningkatkan performa Rooney.

“Hal terbesar bagi saya adalah Van Gaal mengubah susunan pemain di lini tengah. Mereka bisa mengalirkan bola lebih cepat semalam dan mampu mencapai lini depan dengan lebih cepat pula,” terang Shearer pada talkSPORT.

“Mereka siap bertaruh dengan umpan yang mereka lepaskan, ketimbang mengambil opsi yang lebih mudah.” tutup nya.

Kemampuan mencetak gol Ronney akan kembali di uji, di kala MU akan bertandang ke markas Swansea City di pekan ke empat Premier League, minggu (30/8/15).

Dapat Kartu Merah, Masa Depan Terry Terancam

Dalam lanjutan pekan ketiga Premier League 2015 – 2016, juara bertahan musim lalu, Chelsea bertandang ke markas West Brom, The Blues mencoba bangkit dari beberapa hasil buruk yang di terima nya di pekan lalu.

Dalam laga itu, Chelsea sukses membawa pulang tiga angka dan meraih kemenangan pertama nya tadi malam. Namun ada hal menarik usai laga tersebut, bukan hasil antara kedua tim, yang jadi sasaran pertanyaan adalah sang Kapten Chelsea, John Terry di kartu merah yang mana hal ini lantas memunculkan tanda tanya soal masa depan nya di klub.

Di percaya sebagai starter, Terry meninggalkan lapangan The Hawthrons lebih cepat. Di menit ke-54, Terry di usir dari permainan setelah menjatuhkan Salomon Rondon.

Usai kejadian itu pertahan The Blues bekerja extra keras, keunggulan jumlah pemain di manfaatkan West Brom. Lima menit setelah nya, James Morrison berhasil mencetak gol kedua nya untuk mengubah kedudukan menjadi 2 – 3 meskipun gagal mengindarkan tim tuan rumah dari kekalahan.

Kejadian ini merupakan kelanjutan pekan buruk bek berusia 34 tahun itu pada musim ini setelah untuk pertama kali nya di ganti saat babak turun minum dalam kekalahan 0 – 3 di markas Manchester City.

Namun, manajer Chelsea Jose Mourinho mengungkapkan bahwa keputusan nya menarik Terry untuk alasan taktik karena si pemain di anggap kurang cepat dalam mengimbangi pemain – pemain City.

“Itu hanya keputusan saya. (Kurt) Zouma adalah bek tercepat yang kami punya dan saya tahu Man City akan memainkan serangan balik,” terang Mourinho.

Sementara itu, kabar terbaru yang di dapat, Chelsea kini mengalihkan target nya kepada bek Madrid, yakni Rafael Verane, usai mereka gagal menemui kata sepakat dengan kubu Everton terkait status John Stones.

Seandai nya Chelsea mendapatkan Verane maka posisi Terry di skuat jelas akan terancam. Apalagi sampai saat ini Terry masih menunggu tawaran kontrak baru dari klub karena kontrak nya akan habis pada musim panas tahun depan.

Prediksi Pertandingan Arsenal vs Liverpool 25 Agustus 2015

Premier League 2015 – 2016 masuk matchday ke – 3, di mana akan menghadirkan pertandingan Big Match dua tim besar liga Inggris, yakni Arsenal vs Liverpool yang akan di selenggarkan pada hari selasa tanggal 25 Agustus 2015 waktu setempat.

Pertindak sebagai tuan rumah, tentu nya Arsenal memiliki nilai plus. Dengan dukungan sporter yang memenuhi stadion akan membuat para pemain bermotivasi lebih tinggi. Banyak yang menyatakan bahwa Arsenal bisa menjadi juara Liga Primer musim ini tampak nya sedikit meleset, lantaran laga perdana kontra West Ham United, Meriam London kalah telak 0 – 2 tanpa balas.

Sang manajer, Arsene Wenger sebelum nya sangat optimis untuk memulai awal kompetisi dengan memuaskan, setelah Arsenal mengakhiri tur pramusim dengan kemenangan gemilang atas Chelsea, Wolfsburg, Olympique dan juga Lyonnais. Akan tetapi, laga perdana yang di gelar di Emirates Stadium 2 pekan lalu ketika menjamu West Ham United, membuat mental para pemain Arsenal hancur karena di permalukan di hadapan ribuan pendukung sendiri.

Sementara dari sisi tim tamu, berpredikat sebagai pemegang rekor transaksi belanja pemain terbesar di Inggris yang di pegang Liverpool saat ini, membuat ‘The Reds’ memiliki amunisi – amunisi baru untuk menggebrak persaingan perebutan juara antar tim raksasasa lain nya.

Liverpool memang tidak menyelesaikan tur pramusim dengan hasil gemilang seperti Arsenal. Akan tetapi, tidak ada nya satu pun kekalahan membuat Liverpool menjadi salah satu kandidat juara terbaik setelah musim lalu terseok – seok hingga akhir nya finish di posisi ke – 6. Walaupun Sterling telah pergi ke Manchester City, namun datang nya Benteke di yakini akan membuat Liverpool makin tajam di lini depan.

Sebagai bahan pertimbangan prediksi, berikut tim redaksi kami, sudah mengumpulkan data dari 5 pertandingan terakhir antara Arsenal dan juga Liverpool.

5 Laga Head To Head Arsenal vs Liverpool :

04/04/15 Arsenal FC 4 – 1 Liverpool FC
21/12/14 Liverpool FC 2 – 2 Arsenal FC
16/02/14 Arsenal FC 2 – 1 Liverpool FC
08/02/14 Liverpool FC 5 – 1 Arsenal FC
03/11/13 Arsenal FC 2 – 0 Liverpool FC

5 Laga Terakhir Arsenal :

09/08/15 Arsenal 0 – 2 West Ham United
02/08/15 Arsenal 1 – 0 Chelsea
26/07/15 Arsenal 1 – 0 VfL Wolfsburg
25/07/15 Arsenal 6 – 0 Olympique Lyonnais
18/07/15 Arsenal 3 – 1

5 Laga Terakhir Liverpool :

09/08/15 Stoke City 0 – 1 Liverpool
02/08/15 Swindon Town 1 – 2 Liverpool
01/08/15 Helsingin Jalkapalloklubi 0 – 2 Liverpool
24/07/15 Malaysia XI 1 – 1 Liverpool
20/07/15 Adelaide United 0 – 2 Liverpool

Neville: Karier John Terry Belum Habis

Dalam lanjutan Premier League pekan ke dua minggu lalu, John Terry yang tampil tidak optimal saat Chelsea kalah dari Manchester City, di tarik keluar oleh Jose Mourinho. Meski demikian, menurut legenda Manchester United, Gary Neville, karier bek 34 tahun itu di yakini masih belum habis.

Di pertandingan tersebut, The Blues takluk tiga gol tanpa balas saat melawat ke Etihad Stadium, Minggu (16/8/2015) malam WIB. Gol – gol City di cetak oleh Sergio Aguero, Vincent Kompany, dan juga Fernandinho.

Dalam laga itu, Terry cuma tampil selama 45 menit. Di awal babak kedua, dia di gantikan oleh Kourt Zouma. Dengan begitu, ini merupakan pergantian pertama kali nya saat Terry di latih oleh Mourinho. Oleh karena itu, muncul spekulasi bahwa karier bek 34 tahun itu sudah habis.

Kabar yang berhembus kencang, Mourinho saat ini sudah mengambil inisiatif untuk mencari pengganti Terry. Dalam tur pramusim, Terry juga pernah menunjukkan penampilan tidak optimal kala ‘Si Biru’ kalah dengan skor akhir 2 – 4 dari New York Redbull.

Manajer asal Portugal tersebut, saat ini sedang berupaya keras untuk mendatangkan John Stones dari Everton guna menambah amunisi di lini belakang.

Berlanjut terkait karier Terry, mantan rekan setim nya di tim nasional Inggris, Gary Neville, memberikan komentar. Dia yakin bahwa Terry masih belum habis.

“John Terry berusia 34 tahun, dan ini akan terjadi. Dia akan bangun pagi ini dan dunianya selesai, kariernya selesai –tapi saya melihat Jamie Carragher duduk di bangku cadangan bersama Liverpool selama 18 bulan. Anda sudah melihat pemain yang sama dalam diri saya saat saya diganti tiga kali dalam waktu 55 menit di tahun terakhir saya bersama United,” terang Neville di Sky Sports.

“Keyakinan saya adalah itu bukanlah akhir dunia buat John Terry. Apa yang terjadi kemarin merupakan kejutan besar untuknya, dan itu seperti dipermalukan di depan publik –kami sudah pernah merasakannya. Tapi, saya belum percaya fakta bahwa kariernya sudah selesai,” tambah nya.

Prediksi Pertandingan Manchester City vs Chelsea 16 Agustus 2015

Chelsea dan Manchester City adalah sebuah klub dengan kekuatan besar di Premier League, kedua tim  di sebut – sebut sebagai dua kandidat terkuat dalam perebutan gelar musim ini. Bahkan persaingan sengit kedua nya telah berlangsung sejak musim lalu.

Minggu (13/8/15) malam waktu setempat, kedua tim akan saling jegal memperebutkan posisi puncak teratas. Chelsea sang juara bertahan akan bertamu ke markas Manchester City, Etihad Stadium.

Laga ini di pastikan seru, dengan bermaterikan pemain – pemain top kelas Eropa, kedua tim di pastikan sama – sama mengincar kemenangan. Tuan rumah City mengincar kemenangan untuk melanjutkan hasil positif di pertandingan pertama, sementara The Blues jelas mengincar kemenangan sebagai penebus hasil imbang 2 – 2 melawan Swansea City akhir pekan lalu.

Sang pelatih City, Manuel Pellegrini tampak nya tidak akan banyak melakukan perubahan komposisi pemain. Skuat yang sama seperti saat melumat West Brom tampak nya akan kembali dia siapkan. Tambahan kekuatan bahkan di dapatkan Pellegrini dengan semakin bugar nya kondisi Sergio Aguero yang pada pramusim lalu fokus melakukan pemulihan cedera.

Dari sektor lini tengah, Aguero di pastikan akan mendapatkan pelayanan terbaik dari tiga gelandang serang The Citizens, Raheem Sterling, David Silva dan Jesus Navas. Dan sebagai penyeimbang tim, Yaya Toure dan Fernandinho akan kembali jadi andalan.

Di lini belakang dan kiper di perkirakan tidak ada perubahan. Joe Hart akan kembali menempati posisi nya, dan empat kuda hitam di depannya akan di isi, Vincent Kompany, Eliaquim Mangala, Aleksandar Kolarov dan Bacary Sagna.

Di lain sisi, sang tamu Chelsea, lewat sang manajer, Jose Mourinho di pastikan tidak bisa menurunkan kekuatan terbaik setelah Thibaut Courtois di pastikan absen akibat kartu merah. Tanpa Courtois, Mourinho akan mengandalkan Asmir Begovic yang juga tampil bagus sebagai pengganti saat melawan Swansea akhir pekan lalu.

Lini tengah menjadi sorotan sang manajer, perubahan tampak nya akan di lakukan Mourinho untuk dapatkan komposisi yang terbaik. Untuk mengimbangi dominasi lini tengah City, nama Ramires bisa jadi akan di kedepankan Mourinho untuk menggantikan Oscar.

Dengan begitu posisi Cesc Fabregas akan di dorong lebih ke depan untuk mengatur serangan bersama Eden Hazard di sisi kiri dan Willian di kanan. Tiga pemain itu akan menopang serangan Chelsea yang bertumpu pada Diego Costa.

Suatu pertandingan yang menarik kita tunggu, untuk melihat bagaimana pertemuan dua kekuatan besar sekaligus dua kandidat juara di Premier League musim ini. Berikut kita tampilkan perkiraan susunan pemain:

Manchester City: Hart, Zabaleta, Kompany, Mangala, Kolarov, Yaya Toure, Fernandinho, Navas, Silva, Sterling, Aguero.

Chelsea: Begovic, Ivanovic, Cahill, Terry, Azpilicueta, Matic, Ramires, Fabregas, Willian, Hazard, Costa.

Pertandingan ini selalu sulit di prediksi siapa yang bakal keluar sebagai pemenang saat dua tim dengan kekuatan besar bertemu. Dan ini semakin sulit di prediksi karena ini adalah pekan kedua Premier League. Namun seperti pertemuan – pertemuan kedua tim di masa lalu, Chelsea tampak nya akan memainkan strategi yang sama seperti saat menahan City musim lalu di Etihad di mana skor akhir nya adalah 1 – 1.

Dan kami dari agentrob memprediksi pertandingan ini akan berjalan ketat dan berakhir dengan gol tipis dari kedua tim.

Ian Wright Menilai Arsenal Kurang Mentalitas Juara

Arsenal menjadi salah satu kandidat kuat juara Premier League musim ini, Namun hal itu di ragukan banyak pihak, setelah di pekan perdana tampil buruk. Mantan bek Meriam London, Ian Wright menilai The Gunners masih kekurangan mentalitas juara.

Di laga awal musim Arsenal kalah 0 – 2 kala menjamu West Ham United akhir pekan kemarin. Padahal tim besutan Arsene Wenger itu datang dengan kepercayaan diri tinggi.

Sepanjang pramusim, mereka tampil luar biasa. Empat laga uji coba di menangi dengan mencetak 14 gol, hanya kebobolan satu gol. Satu laga lain nya di menangi yakni di ajang Community Shield atas juara Premier League musim lalu, Chelsea, dengan skor 1 – 0. Tapi seperti di ketahui performa Arsenal anti klimaks saat menghadapi West Ham.

Bagi legenda Arsenal, Ian Wright, The Gunners sejati nya secara kualitas mampu untuk tampil lebih baik. Hanya saja secara mentalitas, Mesut Oezil cs. terbilang belum matang.

“Yang membuat saya khawatir adalah masalah lama yang sama, kurangnya mentalitas juara yang nyata. Satu-satunya hal di mana Arsenal tampak yakin soal diri mereka adalah publisitas mereka sendiri. Dan itu tidak memenangkan apa-apa untuk Anda,” kata Wright dalam kolom nya di The Sun.

“Arsene Wenger, Ivan Gazidis, dan dewan direksi sudah bekerja dengan keajaiban menempatkan klub ini di pijakan finansial paling solid yang bisa dibayangkan. Orang-orang tak menyadari betapa kekurangan uang mereka sebelumnya, jadi finis di empat besar sebanyak yang mereka lakukan itu fenomenal.” tambah nya.

“Tapi terlalu banyak pemain sepanjang tahun-tahun tersebut mungkin sudah terperosok ke perasaan meyakini, bahwa baik-baik saja untuk melakukan sesuatu dengan sekadar cukup. Itu jelas tidak memenangkan Anda apapun. Jelas tidak ketika masanya ‘sekarang atau tidak sama kali’ dalam perebutan gelar yang sesungguhnya.”

“Ada banyak talenta di ruang ganti tapi juga banyak pemain yang perlu melihat diri mereka dan bertanya apa yang sedang mereka coba raih, dan bagaimana caranya. Tidak ada keraguan bahwa mereka mampu. Tapi tanpa mentalitas juara, itu tidak banyak berpengaruh,” tutup nya.

Legenda Arsenal Tunggu Transfer Besar Arsene Wenger

Dalam laga pembuka Premier League 2015 – 2016, di luar dugaan klub London timur Arsenal kalah 0 – 2 dari West Ham. Dua tahun lalu hal serupa pernah terjadi dan pada proses nya Asene Wenger menghadirkan Mesut Oezil ke Emirates, suatu pembelian besar. Hal serupa di tunggu – tunggu Martin Keown, legenda bek The Gunners.

Kendatipun sudah melewati pramusim dengan hasil – hasil bagus, termasuk dengan mengalahkan Chelsea di Community Shield satu pekan sebelum nya, di rasa masih ada yang kurang dalam skuat Arsenal.

Sebelumnya hal tersebut pernah terjadi, dengan melihat kekalahan terakhir Arsenal di pekan pembuka Premier League terjadi pada 17 Agustus 2013, ketika tunduk 1 – 3 dari Aston Villa yang datang bertamu.

Lalu ‘Meriam London’ menghabiskan bulan Agustus untuk merancang transfer Oezil yang akhir nya benar – benar resmi bergabung dari Real Madrid pada awal bulan September. Bukan tidak mungkin hal serupa akan terjadi saat ini.

“Kali terakhir mereka kalah di pekan pembuka adalah ketika melawan Aston Villa pada 2013. Dua pekan kemudian Arsene Wenger membelanjakan 40 juta poundsterling untuk Mesut Oezil, sebuah perekrutan yang benar-benar menstimulasi klub dan juga para suporternya,” kata Keown dalam kolom nya di Daily Mail.

“Setelah West Ham ada hasrat terbarukan dari Wenger untuk belanja besar, tapi ia yang lebih tahu apakah ada seorang pemain yang bisa membuat timnya jadi lebih baik. Perbedaannya adalah ia tak suka gembar-gembor. Jika Anda mulai bicara ingin beli ini-itu, tentu tak baik untuk kepercayaan diri pemain yang ada.” tambah nya

“Bukan rahasia lagi Arsenal bisa lebih oke dengan adanya opsi di lini depan. Olivier Giroud merupakan seorang pemain penghubung bagus dan pencetak gol yang di pandang sebelah mata, tapi ketika melawan West Ham terlalu banyak permainan mengalir lewat tengah. Itu membuat serangan Arsenal gampang ditebak. Pertahanan Arsenal ketika itu juga buruk tapi Petr Cech akan membaik. Para pemain bertahan juga perlu lebih memperlihatkan antusiasme. Mereka mesti benar-benar mencintai clean sheet,” demikian kata – kata nya.

Kabar yang di dapat pada bursa transfer musim panas ini, Arsenal santer di hubung – hubungkan dengan beberapa nama penyerang. Karim Benzema dari Madrid menjadi yang paling sering muncul belakangan ini.

Graeme Souness: Sterling Akan Jadi Bintang Di Manchester City

Legenda Liverpool belum lama ini mengungkapkan sebuah komentar baik kepada salah satu pemain anyar City, dia adalah Graeme Souness yang percaya bahwa Raheem Sterling akan jadi bintang di Manchester City.

Spekulasi tentang perjalanan masa depan Sterling akhir nya tuntas musim panas ini setelah City menebus nya dari Liverpool dengan nilai transfer 49 juta poundsterling. Di mana sebelum nya pemain internasional Inggris tersebut juga sudah menolak tawaran kontrak baru berisikan tambahan gaji dari ‘The Reds’ membuat nya jadi figur tidak populer di antara para suporter Liverpool dan membuat nya jadi sosok yang di benci mereka.

Nilai transfer Sterling ke City sendiri, telah menjadikan sebuah nilai yang besar untuk pemain berusia 20 tahun tersebut, hal ini memunculkan pro dan kontra. Tidak sedikit banyak pemngamat yang mempertanyakan kemampuan nya untuk mendapatkan satu tempat reguler di skuat The Citizens.

Akan tetapi Souness, yang semasa bermain pernah ikut membantu Liverpool meraih lima titel liga level teratas dan tiga Piala Champions, percaya Sterling akan sukses di Etihad.

“Jika pada masa sekarang Anda membelanjakan 50 juta poundsterling untuk seorang pemain, maka pemain itu biasanya sudah ‘jadi’. Raheem belum seperti itu, dia masih bisa terus berkembang, tapi jika saya diminta bertaruh maka saya pikir dia akan menjadi seorang bintang dan dia akan sukses di City,” terang Souness.

“Secara umum, ketika Anda pergi dan bermain dengan para pemain yang lebih baik maka mereka akan mendorong Anda naik ke level mereka. Jadi, dengan segala hormat untuk para pemain Liverpool yang ia tinggalkan, saya pikir ia sudah datang ke sekumpulan pemain yang lebih bagus dan setiap hari nya dia akan berlatih dengan para pemain tersebut, dan hasilnya ia mestinya akan jadi lebih oke lagi,” ungkap pria yang kini menjadi pengamat sepakbola Inggris.

David James: Posisi City Di Empat Besar Bakal Digantikan Liverpool

Untuk mengarungi derasnya persaingan musim baru Premier League 2015 – 2016, City di nilai David James tidak akan finis di empat besar musim depan. Posisi nya di empat besar akan di gantikan oleh Liverpool. Menurut eks kiper timnas Inggris yang kini menjadi pengamat itu, model bisnis City yang mengeluarkan banyak uang untuk mendatangkan pemain tidak akan menjamin kesuksesan dalam waktu yang lama.

“Secara umum saya berpikir Manchester City di empat besar adalah yang paling lemah. City, mereka punya semua talenta, mereka sudah jadi juara dua kali, atau tepatnya melewati batas dua kali,” kata James seperti dilansir Mirror.

“Lihat Chelsea musim lalu. Gelar sudah dimenangi di bulan November. Kalau saja start Arsenal bagus, saya pikir Chelsea akan butuh 10 atau 15 poin lagi untuk juara.”

“Saya tidak melihat model City benar, hanya menghabiskan banyak uang dan merekrut pemain. Itu tidak selalu jadi model yang tepat untuk sukses yang berkelanjutan. Saya sudah melihat perubahan di tempat lain dan saat ini saya tidak melihat itu di City. Hanya menghabiskan sedikit lebih banyak dan mengharapkan kesuksesan,” tambah mantan kiper yang  pernah memperkuat Arsenal.

Meski City di prediksi tidak akan menembus empat besar, tidak demikian dengan Liverpool. The Reds, yang melakukan pergantian di jajaran staf pelatih dengan merekrut Sean O’Driscoll sebagai asisten manajer dan Gary McAllister sebagai pelatih tim utama, di nilai telah melakukan langkah yang tepat dan di prediksi akan bangkit.

“Saya bukan salah satu pemilik, tapi jika Anda melihat model bisnis di sana secara keseluruhan, ada kekurangan dan, saat ini, mereka berpikir mungkin itu adalah di level pelatih,” kata James.

“Saya pikir ini adalah musim untuk pelatih. Saya pikir dengan pelatih baru mereka punya peluang besar untuk lolos ke Liga Champions dengan mengungguli City,” tutup nya.

Sampai saat ini, City sudah menghabiskan 57 juta poundsterling (sekitar Rp 1,1 triliun). Dana sebesar itu digunakan untuk merekrut Raheem Sterling dari Liverpool (49 juta pounds) dan Fabian Delph (8 juta pounds). City pun dikabarkan masih mengincar Kevin De Bruyne dari Wolfsburg yang kabarnya bernilai 50 juta poundsterling.

Rodgers Di Nilai Lebih Bijak, Terkait Belanja Besar Liverpool Musim Ini

Aktivitas Liverpool di bursa transfer musim panas ini di sebut lebih bijak ketimbang tahun lalu. Manajer Brendan Rodgers di nilai sudah melakukan pengkajian yang baik.

Di musim panas tahun lalu Liverpool melakukan belanja besar, dengan membeli total delapan pemain. Nama Adam Lallana, Lazar Markovic, Dejan Lovren, Mario Balotelli di antaranya jadi yang termahal saat itu, dengan nilai transfer secara keseluruhan mencapai 117 juta poundsterling. Hanya saja pembelian besar itu tidak membuahkan hasil bagus.

Sama – sama melakukan belanja besar, tahun ini The Reds kembali melakukan pembelian besar dengan sukses merekrut tujuh nama baru. Mereka adalah Roberto Firmino, Nathaniel Clyne, Christian Benteke,Joe Gomez, James Milner, Danny Ings, dan Adam Bogdan

Dengan datang nya banyak pemain, langkah Liverpool saat ini di nilai lebih baik tahun ini ketimbang sebelum nya. Mantan pemain Liverpool Phil Thompson menyebut Rodgers kali ini merekrut pemain dengan memperhatikan kebutuhan penguatan di beberapa sektor.

Salah satu yang paling di sorot adalah di bagian depan yang di rasa sangat tumpul, berupaya di perbaiki dengan mendatangkan tiga pemain dalam diri Firmino, Benteke, dan Ings. Sementara sektor bek kanan yang di tinggalkan Glen Johnson dan musim lalu kekurangan pemain akan di isi oleh Clyne, di dukung Joe Gomez sebagai pelapis.

“Tahun lalu di waktu yang sama, kami lebih dari sekadar senang dengan pembelian – pembelian yang di lakukan. Tapi kami tidak memulai musim dengan mulus,” terang Thompson di tulis Liverpool Echo.

“Sejumlah individu yang kami rekrut sangat bagus, pencarian yang baik, dan sama seperti musim panas ini. Tapi Saya rasa sudah ada peningkatan yang bagus, Rodgers sudah mengidentifikasi area – area yang perlu penguatan.” tambah nya.

“Saya tidak merasa akan ada perekrutan lagi. Saya akan sangat terkejut jika kami mendatangkan siapapun lagi,” demikian kata Thompson.