Gambar

Legenda MU, Kritik Performa Sanchez Dan Oezil

Dalam lanjutan Premier League pekan ke tiga, menghadirkan laga Big match antara Arsenal vs Liverpool. Namun usai laga berakhir, dua pemain The Gunners Alexis Sanchez dan Mesut Oezil, bermain kurang optimal di laga itu. Performa kedua nya pun mendapat kritikan dari legenda MU dan juga sekaligus analisis sepakbola Inggris, Gary Neville.

Dalam laga itu, Arsenal bermain imbang tanpa gol dengan Liverpool, tim tuan ruman memulai laga dengan kurang bagus. Liverpool langsung mendapatkan dua peluang di awal laga, bahkan sepakan Philippe Coutinho di menit ketiga sempat menghajar mistar.

Di pertandingan tersebut, Oezil yang di pasang di posisi belakang penyerang tak bermain optimal. Dia cuma sekali melakukan percobaan, itu pun tak tepat sasaran.

Begitu juga dengan Alexis yang menempati sisi kiri penyerangan Arsenal juga cuma melepaskan tiga kali sepakan ke gawang. Dua sepakan nya melenceng, dan satu di antara nya membentur mistar.

Terkait performa Oezil dan Alexis, Neville pun memberikan kritikan.

“Mereka merupakan pemain fantastis, tapi apakah mereka memikul tanggung jawab dari rekan satu timnya? Tidak. Saya tidak berpikir saya pernah melihat Oezil memikul tanggung jawab untuk seluruh tim. Saya sudah pernah melihat dia bermain bagus, di mana dia memberi umpan dengan bagus, terlibat dan memberikan assist, tapi tak banyak menyumbang gol,” terang Neville di Sky Sports.

“Alexis Sanchez merupakan sesorang yang bermain pada sebuah momen dan sangat ulet. Jika Anda melihat keenam pemain di belakang malam ini, Cech merupakan pemain yang paling berpengalaman di tujuh pemain di belakang.”

“Pemain berpengalaman ada di lini depan, Olivier Giroud, Sanchez, dan Oezil –mereka bukan tipe pemain yang akan mengambil tanggung jawab para pemain di belakang mereka,” tutup nya.

Prediksi Leg Kedua Club Brugge vs Manchester United 27 Agustus 2015

Babak play-off Liga Champions leg kedua antara Club Brugge melawan Manchester United akan di gelar pada hari Kamis (27/8) mendatang di Jan Breydel Stadium. United yang sejatinya sudah unggul dua gol di prediksi akan tetap tampil ngotot di pertandingan kali ini.

Di prediksi pasukan Louis van Gaal tetap memainkan permainan terbuka untuk tetap mencari gol serta mengamankan posisi mereka untuk lolos ke putaran final Liga Champions musim ini.

Meski begitu, Van Gaal harus melihat bagaimana buruk nya lini depan United di laga melawan Newcastle beberapa waktu lalu membuat The Red Devils harus benar – benar membenahi lini serang. Sampai saat ini lini depan yang di huni Rooney dan Javier Hernandez masih belum bisa cetak gol.

Walaupun sudah unggul 3 – 1 bukan berarti United bisa bermain santai. Pasal nya, jika bermain di kandang sendiri, Brugge kerap menjadi lawan yang menakutkan. Terbukti, dari 10 pertandingan home di ajang Eropa, klub asal Belgia tersebut belum pernah terkalahkan (6 kali menang, 4 kali imbang).

Dari komposisi pemain, tampak nya Bastian Schweinsteiger kembali akan bermain dari bangku cadangan. Pada pertandingan melawan The Magpies lalu, dia diturunkan sejak menit awal, tapi cukup mengecewakan dengan hanya bermain selama 60 menit saja.

Alhasil, Michael Carrick seperti nya tetap menjadi kepercayaan Van Gaal duntuk mengawal lini tengah Setan Merah. Penampilan pemain 34 tahun tersebut cukup baik saat menjamu Brugge. Meski sempat membuat gol bunuh diri, namun Carrick langsung membayarnya lewat satu assist kepada Memphis Depay.

Di sisi pertahanan, Phil Jones masih belum bisa di turunkan sebab masih menjalani pemulihan dari cedera yang di alaminya. Sementara Marcos Rojo juga di nilai masih membutuhkan waktu untuk kembali fit.

Di sisi lain, tim tuan rumah Brugge juga kehilangan sejumlah pemain andalan mereka. Timmy Simons tidak akan di turunkan karena mengalami cedera yang cukup serius saat melakoni leg pertama di Old Trafford. Setali tiga uang, Brandon Mechele juga tidak bisa di turunkan akibat akumulasi kartu.

Laga ini adalah laga yang sangat menentukan bagi ke dua tim, Di sinyalir kedua nya akan tampil habis – habisan demi menjaga nama besar untuk berlaga di kompetisi paling elit di eropa tersebut.

Berikut agentrob.com akan menghadirkan, gambaran skuat pemain yang akan di turunkan, head to head, dan lima pertandingan terakhir kedua tim, untuk menambah prediksi anda siapa yang akan keluar sebagai pemenang?

Gambaran susunan pemain ke dua tim:

Manchester United: Romero; Darmian, Smalling, Blind, Shaw; Carrick, Mata, Schneiderlin, Januzaj, Depay; Rooney

Brugge: S.Bruzzese; D.Defauw. L.DeBock, B.Mechele, R.Vormer; T.Simons, Claudemir, Víctor Vazquez, H.Vanaken; T.Dierckx, O.Oularé

Head to Head

19 Agu 2015 Manchester United 3 – 1 Club Brugge

Lima pertandingan terakhir kedua tim:

Manchester United (K-M-M-M-S)

23 Agu 2015 Manchester 0 – Newcastle 0
19 Agu 2015 Manchester United 3 – 1 Club Brugge
15 Agu 2015 Aston Villa 0 – 1 Manchester United
08 Agu 2015 Manchester United 1 – 0 Tottenham Hotspur
30 Juli 2015 Manchester United 0 – 2 Paris Saint-Germain

Club Brugge (M-M-S-K-K)

23 Agu 2015 SV Zulte-Waregem 2 – 0 Club Brugge
19 Agu 2015 Manchester United 3 – 1 Club Brugge
09 Agu 2015 Sporting du Pays 0 – 0 Club Brugge
06 Agu 2015 Club Brugge 3 – 0 Panathinaikos
01 Agu 2015 Club Brugge 3 – 0 YR KV Mechelen

Dengan melihat data serta fakta kedua klub di atas lapangan, agentrob.com meprediksi MU unggul tipis atas tim tuan rumah 0 – 1 di pertandingan ini.

Kalah Dari Udinese, Bonucci Minta Juve Segera Bangkit

Liga tertinggi Italia, yakni Seri A secara resmi di buka tadi malam waktu setempat. Laga perdana bergulir dengan secara mengejutkan Juara bertahan musim lalu, Juventus kalah dari Udinese 0 – 1. Cyril Thereau menjadi pahlawan Udinese berkat gol tunggal nya.

Hal tersebut di tanggapi dengan dingin oleh salah satu pemain bertahan mereka, yakin Leonardo Bonucci. Dia menginginkan Juve segera bangkit dari kekalahan di laga perdana tersebut.

Bonucci menambahkan usai pertandingan, kekalahan di laga pertama ini memang menyakitkan, namun di tegaskan nya bahwa mereka tak boleh terlalu bersedih dan harus fokus di laga selanjut nya melawan AS Roma.

“Ini kekalahan yang sulit untuk dihadapi, kami tak beruntung hari ini. kami tak dapat menemukan sentuhan yang menentukan di depan gawang,” kata Bonucci.

“Tapi kami memiliki pertandingan besar dengan AS Roma pekan depan. Dan kami akan pergi ke ibukota dengan kepercayaan dalam kemampuan kami,” tutup nya.

Dapat Kartu Merah, Masa Depan Terry Terancam

Dalam lanjutan pekan ketiga Premier League 2015 – 2016, juara bertahan musim lalu, Chelsea bertandang ke markas West Brom, The Blues mencoba bangkit dari beberapa hasil buruk yang di terima nya di pekan lalu.

Dalam laga itu, Chelsea sukses membawa pulang tiga angka dan meraih kemenangan pertama nya tadi malam. Namun ada hal menarik usai laga tersebut, bukan hasil antara kedua tim, yang jadi sasaran pertanyaan adalah sang Kapten Chelsea, John Terry di kartu merah yang mana hal ini lantas memunculkan tanda tanya soal masa depan nya di klub.

Di percaya sebagai starter, Terry meninggalkan lapangan The Hawthrons lebih cepat. Di menit ke-54, Terry di usir dari permainan setelah menjatuhkan Salomon Rondon.

Usai kejadian itu pertahan The Blues bekerja extra keras, keunggulan jumlah pemain di manfaatkan West Brom. Lima menit setelah nya, James Morrison berhasil mencetak gol kedua nya untuk mengubah kedudukan menjadi 2 – 3 meskipun gagal mengindarkan tim tuan rumah dari kekalahan.

Kejadian ini merupakan kelanjutan pekan buruk bek berusia 34 tahun itu pada musim ini setelah untuk pertama kali nya di ganti saat babak turun minum dalam kekalahan 0 – 3 di markas Manchester City.

Namun, manajer Chelsea Jose Mourinho mengungkapkan bahwa keputusan nya menarik Terry untuk alasan taktik karena si pemain di anggap kurang cepat dalam mengimbangi pemain – pemain City.

“Itu hanya keputusan saya. (Kurt) Zouma adalah bek tercepat yang kami punya dan saya tahu Man City akan memainkan serangan balik,” terang Mourinho.

Sementara itu, kabar terbaru yang di dapat, Chelsea kini mengalihkan target nya kepada bek Madrid, yakni Rafael Verane, usai mereka gagal menemui kata sepakat dengan kubu Everton terkait status John Stones.

Seandai nya Chelsea mendapatkan Verane maka posisi Terry di skuat jelas akan terancam. Apalagi sampai saat ini Terry masih menunggu tawaran kontrak baru dari klub karena kontrak nya akan habis pada musim panas tahun depan.

Sukses Datangkan Pedro Ke Chelsea, Mourinho Tak Merasa Kalahkan MU

Spekulasi masa depan Pedro Rodriguez akhir nya terjawab sudah, sebelum nya pemain asal Spanyol ini di sebut – sebut jadi buruan Manchester United. Namun di luar dugaan, sang pemain lebih memilih berlabuh ke Chelsea. Meski begitu, manajer The Blues, Jose Mourinho, tak merasa sudah mengalahkan MU.

Ketertarikan MU terhadap Pedro sebenar nya sudah tersebar luas, di mana MU kabar nya sampai mengutus salah satu petinggi klub, Ed Woodward, untuk terbang ke Barcelona. Namun, apa mau di kata, si pemain menjatuhkan pilihan nya pada rival terdekat nya.

Pedro sendiri mengungkapkan mengapa sampai lebih memilih Chelsea ketimbang MU, dia menjelaskan bahwa faktor Mourinho berperan besar dalam kepindahan nya ke Chelsea. Berkat telepon dari Mourinho, penyerang berusia 28 tahun itu mantap melangkahkan kaki ke tanah London.

Sementara itu, terkait keberhasilan mendapatkan Pedro, sang manajer, Jose Mourinho, tidak mau mengartikan hal tersebut sebagai “kemenangan” atas MU.

“Saya cuma ingin mengalahkan Manchester United di atas lapangan,” kata Mourinho di Sky Sports.

“Saya bahkan tak ingin menuju ke arah itu. Tugas kami di sini bukan mencoba mendapatkan pemain-pemain yang diincar oleh tim lain. Tugas kami adalah mendapatkan pemain-pemain yang kami pikir bagus untuk kami,” tambah nya.

“Saya tidak ingin mengatakan kami menang, Man United kalah. Bukan itu intinya. Ini adalah momen bagi Pedro untuk menikmati sebuah langkah yang berbeda,” tutup sang manajer.

Van Gaal: Pengakuan Rooney Adalah Langkah Pertama Untuk Berbenah

Striker Manchester United, Wayne Rooney belum lama ini, mengakui bahwa diri nya belum tampil bagus di musim 2015 – 2016. Namun sang manajer, Luis Van Gaal, yakin Rooney akan segera unjuk gigi, Dia juga menyebutkan pengakuan Rooney adalah langkah pertama untuk berbenah.

Pengakuan itu berdasarkan, dalam tiga pertandingan yang di lakoni oleh Rooney bersama MU musim ini, dua di Premier League dan satu di play-off Liga Champions. Penyerang 29 tahun itu sendiri sudah mengaku belum tampil sesuai harapan, seraya menegaskan tekad untuk main lebih baik lagi.

Alhasil pengakuan Rooney itu di puji Van Gaal. Hal itu, kata nya, memang berpotensi di jadikan bahan kritikan lebih lanjut oleh media. Namun, kejujuran Rooney menilai performa nya sendiri disebut Van Gaal juga akan membuat nya terpacu untuk segera unjuk performa bagus.

“Semua diawali dari pemainnya sendiri, ketika kepada publik Anda mengatakan tampil buruk, Anda tahu memang begitu adanya, tapi saya pikir luar biasa sekali seorang pemain mengakuinya,” terang Van Gaal seperti di kutip Soccerway.

“Maka buat saya kian luar biasa karena ia merupakan segelintir pemain yang sudah mengatakan hal tersebut. Setelah beberapa pekan itu bisa memunculkan tekanan dari medaia, ia sudah mengambil risiko tapi ia amat yakin bisa mencetak gol-gol yang kami harapkan darinya dan saya pun memiliki keyakinan tersebut.”

“Ia sudah tahu standar yang saya miliki, ia tahu apa yang saya mau dari seorang penyerang. Sekarang ia harus bermain sebaik mungkin, ia tahu dirinya bisa bikin gol dan saya pun percaya, karena kalau tidak saya takkan memainkannya di posisi tersebut. Musim lalu ia bermain di seluruh posisi tapi saya pikir posisi terbaiknya adalah sebagai striker dan posisi keduanya sebagai pemain nomor 10.”

“Ia harus mengakui ia sudah tampil buruk sehingga bisa jai lebih baik lagi, Anda takkan bisa membaik jika tidak mengakuinya,” demikian kata Van Gaal.

Pepe Resmi Perpanjang Kontrak Dengan Madrid

Kedatangan pelatih baru Real Madrid membawa angin segar terhadap perubahan skuat nya, ini terbukti sebelum nya Madrid sukses memperpanjang kontrak Sergio Ramos, kini mereka memberikan kontrak baru untuk bek yang lain, Pepe. Kontrak baru tersebut berlaku hingga tahun 2017 mendatang.

Kontrak Pepe sendiri sebenar nya akan habis pada akhir musim 2015 – 2016. Namun, Madrid dan bek Portugal itu telah sepakat memperpanjang kerja sama mereka setahun lagi.

“Pepe menandatangani perpanjangan kontraknya dengan Real Madrid di ruang direksi bersama presiden klub, Florentino Perez. Pemain berposisi bek itu akan tetap berada di klub sampai 30 Juni 2017,” kata Madrid dalam pernyataan di situs resmi nya.

Madrid resmi dapatkan pepe pada tahun 2007 lalu setelah di beli dari Porto seharga 30 juta euro. Sejak saat itu, dia telah tampil pada 285 pertandingan dalam seragam Los Blancos.

Karier Pepe di Madrid terbilang sukses, dengan raihan sembilan gelar bersama EL Real. Bek yang kini berusia 32 tahun itu telah merebut dua trofi La Liga dan satu trofi Liga Champions.

Romero: Manchester United Belum Menunjukkan Performa Terbaiknya

Langkah Manchester United saat ini, bisa di bilang aman. Rooney cs melakoni tiga laga awal di musim ini dengan tiga kemenangan. Kiper baru The Red Devils, Sergio Romero, menilai bahwa tim yang kini di bela nya belum menunjukkan performa terbaiknya.

Di tiga laga yang sudah di lalui, MU bisa selalu menang. Kemenangan – kemenangan itu di raih saat berhadapan dengan Tottenham Hotspur, Aston Villa, dan juga Club Brugge.

Bukan hanya itu, banyak yang menilai bahwa pertahanan MU juga tampil bagus. Mereka cuma kebobolan sebanyak satu gol, itu pun hasil bunuh diri dari Michael Carrick.

Walaupun striker andalan MU, Wayne Rooney, belum menunjukkan taring nya, tim besutan Louis van Gaal itu juga tampil produktif dalam tiga laga itu. Mereka sudah memasukkan lima gol.

Hasil pertandingan MU atas Brugge di leg I Liga Champions boleh di bilang yang paling meyakinkan. Sempat tertinggal 0 – 1, mereka akhir nya bisa memetik kemenangan 3 – 1 berkat sumbangan gol dari Memphis Depay yang mencetak dua gol dan gol Marouane Fellaini di menit injury time.

Terkait penampilan MU sampai saat ini, Romero yakin bahwa ‘Setan Merah’ masih bisa lebih baik lagi. Apalagi, tim ini di sebut kiper asal Argentina itu masih sedang dalam masa pembentukan.

“Musim ini dimulai dengan luar biasa. Tim memenuhi apa yang diminta. Kami memulai laga dengan ketinggalan satu gol (saat melawan Brugges) dan kami bisa bangkit,” terang Romero di Guardian.

“Kami harus bisa terus menjadi lebih baik karena tim ini masih dalam masa pembentukan. Saya yakin kita akan melihat versi terbaik dari tim ini,” tutup kiper yang sukses mengantarkan Argentina jadi runner up Copa America 2015 Chile.

Masa Depan Tak Menentu, Balotelli Dapat Saran Dari Sang Lagenda Liverpool

Kedatangan Mario Balotelli di Liverpool, bisa di bilang gagal total. Penampilan nya jauh dari kata baik dan yang ada hanya kata buruk yang di terima nya. Sehingga masa depan pemain asal Italia itu, kian tak menentu. Bila memang masih ingin berseragam The Reds, ini lah yang harus di lakukan Balotelli menurut Ian Rush.

“Begini, Balotelli adalah seorang pemain hebat tetapi ketika bermain untuk Liverpool Anda harus memahami sesuatu. Ini bukan cuma soal individu; Anda harus mengutamakan tim,” kata Rush kepada 888sport.com.

“Brendan sudah menelaah situasi dan berpikir ia butuh semua pemain untuk bersatu-padu. Kalau ingin terus main untuk Liverpool maka ia (Balotelli) harus belajar bahwa tim lebih utama,” tutup pencetak gol terbanyak sepanjang masa Liverpool dengan koleksi (323 gol).

Liverpool sukses mendatangkan Balotelli ke Anfield musim panas tahun lalu. Selama semusim, dia hanya mengontribusikan empat gol dari 28 penampilan untuk Liverpool di seluruh ajang.

Alhasil, masa depan nya di Liverpool semakin tidak jelas setelah dia tak di libatkan dalam aktivitas pramusim dan klub itu pun juga sudah mendatangkan sejumlah penyerang baru di bursa transfer kali ini. Belakangan Balotelli tak lagi berlatih dengan tim utama.

Pochettino: Christian Eriksen Dan Erik Lamela Tidak Dijual

Kubu Tottenham Hotspur saat ini dalam keadaan was – was, terkait ketertarikan banyak klub terhadap beberapa pemain nya. Namun sang manajer, Mauricio Pochettino menegaskan bahwa pihak klub sama sekali tidak memiliki niat menjual dua bintang nya, Christian Eriksen atau Erik Lamela.

Laporan terakhir di dapat menyebutkan bahwa Eriksen tengah di dekati jawara Italia musim lalu, Juventus yang tengah mencari playmaker. Namun kabar Eriksen itu telah di bantah oleh pihak Spurs.

Hal tersebut tidak membuat kubu Juventus menyerah, di kabarkan Bianconerri menyiapkan skenario lain dengan melirik pemain tengah Spurs lain nya, yakni ingin meminjam Erik Lamela selama semusim. Namun lagi – lagi kabar ini di bantah oleh Spurs.

“Eriksen bahagia di sini. Dia memiliki kontrak dan kami mempertahankan pemain terbaik untuk saat ini dan masa mendatang. Dan kami ingin skuat bagus untuk beberapa tahun ke depan, untuk berjuang ke empat besar dan memenangkan Premier League suatu hari nanti,” terang sang manajer Spurs.

“Lamela bagian dari rencana saya, rencana tim. Kami butuh Lamela untuk menunjukkan kualitas yang sebenarnya dan kami berharap musim ini dia benar-benar menunjukkan itu,” tutup nya.